RUPAT, Tribunriau- Sempena Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75 Tahun 2021, Polsek Rupat bekerjasama dengan dua puskesmas untuk melakukan vaksinasi covid secara gratis.
Vaksinasi akan digelar di Puskesmas Batu Panjang dan Teluk Lecah.
Demikian disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan S.I.K, M.T melalui Kapolsek Rupat AKP Syadina Ali, SH, Sabtu, (26/06) saat dimintai keterangan di Puskesmas Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Dijelaskan Kapolsek, selaku anggota Polri khususnya untuk menyemarakkan ulang tahun Bhayangkara ke-75 tahun 2021, perintah pimpinan dari presiden turun lagi ke Polri, turun lagi ke kami disini, yaitu dengan tema “Seruan Vaksinasi Nasional TNI, Polri”.

“Inilah peran serta Polri untuk ikut memberantas virus corona ini, peran Polri menghimbau masyarakat untuk selalu menjalankan prokes walaupun sudah melaksanakan vaksin, namun demikian kita akan mengurangi daya sakit yang timbul pada saat kena virus,” ujar Syadina Ali.
Targetnya, lanjut Kapolsek, khususnya Pulau Rupat, ada 270 jiwa, target divaksin atau 27 pial dengan satu pialnya 10 jiwa. “Artinya dibagi dua karna kita mempunyai dua UPT Puskesmas, jadi 14 pial di Batu Panjang dan 13 pial di Teluk Lecah,” tambah Kapolsek.
“Jadi bentuk bantuan kami dari Kepolisian menambah suplemen kepada masayarakat, karna baru pertama divaksin, kemudian ada juga doorprize agar masyarakat mau mendatangi tempat vaksinasi, karena ini kepentingan untuk diri sendiri, masyarakat dan semua orang, jadi vaksin itu sangat penting,” jelas Kapolsek.
Secara kesehatan dan keamanan, masih kata Kapolsek, vaksin Sinovac sudah teruji oleh BPOM, aman dan bersih. “Tidak perlu takut lagi, karna ini memang programnya pemerintah dan juga diteliti oleh ahlinya sehingga sudah aman,” katanya memastikan bahwa vaksin 100 persen aman.

“Jadi tidak perlu takut karna kami sudah dua kali divaksin, sehat-sehat saja, kami tidak ada masalah, jadi masyarakat jangan takut divaksin, vaksin akan terus berlanjut sampai ada penetapan dari pemerintah bahwa semua sudah divaksin sehingga nanti baru selesai,” imbaunya agar masyarakat tidak takut untuk divaksin.
Demikian juga disampaikan Ny. Ivo Syadina Ali selaku ketua Bhayangkari Ranting Rupat, doorprize yang diberikan adalah bentuk kepedulian Polsek Rupat kepada masyarakat.
“Artinya bukan hanya sayang kepada jiwa masyarakat Rupat, tapi juga sekaligus memberikan perhatian dalam hal memberikan vaksin gratis bersempena HUT Bhayangkara. Jadi bentuknya matching antara pemberian kesehatan sekaligus perhatian, sehingga masyarakat Rupat benar-benar merasa diayomi, dilayani oleh personil Polri, khususnya Polsek Rupat,” ujar Ketua Bhayangkari Ranting Rupat ini.
Di sisi lain, UPT Puskesmas Batu Panjang, Dahlia juga mengatakan bahwa vaksin tersebut adalah dosis pertama dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75. “Vaksinasi dosis pertama ini lebih kurang 150 jiwa, pertama di hari ini dan kelihatannya hadir semua,” ujar Dahlia.
“Kemudian untuk yang sudah hadir namun belum dapat kesempatan vaksinasi dikarnakan banyaknya nomor antrian, hari Senin atau Selasa masih bisa dilanjutkan kembali vaksinasi dengan jumlah jiwa sebanyak 150 jiwa,” tambahnya.
Dikatakannya juga, terkait isu yang meninggal setelah divaksin, untuk kecamatan Rupat belum ada yang meninggal karena divaksin. “Biasanya yang seperti itu yang punya beberapa penyakit lain, jadi bukan karna divaksin,” tukasnya.
Sementara itu, informasi tambahan, untuk di Puskesmas Teluk Lecah juga dilakukan vaksinasi kepada 130 jiwa.
“Sementara bagi penerima vaksin kami berikan hadiah berupa barang untuk kebutuhan rumah tangga dan juga dari Bhayangkari mengimbangi berupa suplemen imun yaitu vitamin dan susu, kurang lebih dari stok yang kita sediakan itu lebih dari 50% yang hadir hari ini akan mendapatkan doorprize,” jelasnya.
“Intinya jangan takut divaksin, karena sebelum divaksin kita periksa dulu, jika dilihat dari kemarin, sebenarnya sudah ada sekitar 500 jiwa yang sudah vaksinasi untuk kecamatan Batu Panjang, dan itu aman-aman saja,” pungkas Dahlia berharap tak ada lagi kecemasan warga terhadap vaksin.
Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain
