Tangani Tiga Kasus Jantung Beruntun, RS Awal Bros Dumai Buktikan Kesiapan Cath Lab 24 Jam

DUMAI – Rumah Sakit Awal Bros Dumai kembali menegaskan posisinya sebagai pusat rujukan Pusat Layanan Jantung Terpadu (Cardiac and Vascular Center) terdepan di wilayah Riau Pesisir.

Dalam kurun waktu yang berdekatan, tim medis RS Awal Bros Dumai berhasil menyelamatkan tiga pasien laki-laki yang mengalami kegawatan kardiovaskular.

Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan rumah sakit dalam menangani serangan jantung secara cepat, komprehensif, dan tanpa perlu merujuk pasien ke luar kota.

Dari tiga pasien tersebut, dua pasien menjalani tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) atau pemasangan ring jantung, sementara satu pasien lainnya menjalani Coronary Angiography (kateterisasi jantung).

Dalam penanganannya, RS Awal Bros Dumai menerapkan Strategi Farmako-Invasif, yakni pendekatan medis yang mengombinasikan pemberian obat penghancur bekuan darah dengan tindakan intervensi jantung.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan RS Awal Bros Dumai, dr. Nazif Fuadi Noer, Sp.JP (K), menjelaskan bahwa strategi ini sangat efektif, terutama untuk kasus serangan jantung yang terjadi pada malam hari atau ketika pasien membutuhkan stabilisasi segera.

“Pasien pertama-tama mendapatkan terapi fibrinolitik atau obat pengencer darah dosis tinggi pada malam kejadian. Tujuannya untuk membuka sumbatan awal dan ‘membeli waktu’. Selanjutnya, dalam jendela waktu emas 48 jam, kami menyempurnakan hasilnya dengan tindakan PCI rutin,” ujar dr. Nazif, Kamis (15/1/2026), dilansir dari Sekilasriau.com.

Ia menambahkan bahwa kecepatan penanganan menjadi faktor krusial dalam keselamatan pasien. RS Awal Bros Dumai menjaga standar Door-to-Balloon Time di bawah 90 menit, sehingga luka tusukan pascatindakan dapat pulih dengan cepat dan pasien hanya membutuhkan waktu perawatan sekitar dua hari.

“Namun demikian, pemulihan fungsi jantung secara optimal tetap memerlukan kontrol rutin setiap bulan,” tambahnya.

Menanggapi keberhasilan penanganan tiga kasus jantung tersebut, Direktur RS Awal Bros Dumai, dr. Vandra Yovano, MARS, menegaskan bahwa kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia merupakan prioritas utama manajemen.

“Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Dumai tidak perlu panik dan membuang waktu dengan perjalanan ke luar kota atau bahkan ke luar negeri saat terjadi serangan jantung. Cath Lab kami siap siaga, didukung dokter konsultan dengan standar keamanan tinggi, baik untuk kasus emergency maupun elektif,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini penyakit jantung, mengingat seluruh pasien dalam kasus terbaru ini adalah laki-laki yang secara statistik memiliki risiko tinggi penyakit jantung koroner.
“Kekuatan RS Awal Bros Dumai tidak berdiri sendiri, melainkan didukung oleh jaringan Cardiac and Vascular Center RS Awal Bros Group yang terintegrasi,” jelas dr. Vandra.

RS Awal Bros Group sendiri telah berpengalaman menangani berbagai kasus jantung kompleks, seperti penggantian katup jantung mitral dan aorta, penanganan aneurisma aorta dengan teknik minimal invasif TEVAR, prosedur Bentall, hingga bedah jantung bawaan pada anak seperti Tetralogy of Fallot (ToF), ASD, dan VSD.

“Artinya, pasien di Dumai memiliki akses one-stop solution. Kasus emergency dapat ditangani di sini, sementara kasus bedah sangat kompleks dapat dirujuk secara internal ke jaringan grup dengan standar layanan yang sama,” sambungnya.

Untuk mempermudah akses layanan, masyarakat kini dapat menjadwalkan konsultasi dokter spesialis jantung secara digital melalui aplikasi Halo Awal Bros.

Aplikasi ini juga menyediakan informasi jadwal praktik dokter, nomor antrean lebih awal, sistem pembayaran online, serta artikel dan tips kesehatan terpercaya.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *