Rohil (Line Khatulistiwa) – TNI melalui Kodim 0321/Rokan Hilir menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga persatuan dan toleransi antar umat beragama dengan menghadiri kegiatan Penyambutan Tahun Baru Imlek 2577/Gong Xi Fa Chai Tahun Kuda Api 2026 tingkat Kabupaten Rokan Hilir yang berlangsung di Sekretariat Yayasan Multi Marga Tionghoa Indonesia (YMMTI), Jalan Aman, Kota Bagansiapiapi, Senin (16/2/2026) malam.
Dandim 0321/Rohil diwakili oleh Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kapten Arh. S. Siregar, serta Wadanramil 0321-01/Bangko yang diwakili Bati Tuud Serka Alpin.
Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir H. Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si. mewakili Bupati Rohil, Wakapolres Rohil Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K., pejabat Pemda, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat Tionghoa, serta para ketua marga di Kota Bagansiapiapi.
Acara diawali dengan penampilan seni siswa-siswi Yayasan Perguruan Wahidin Bagansiapiapi, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia dan Sekda Rohil, serta pembukaan resmi perayaan Tahun Baru Imlek 2577 melalui pemukulan gong oleh Sekda Rohil didampingi unsur Forkopimda dan panitia.
Dalam sambutannya, Sekda Rohil menegaskan bahwa perayaan Imlek merupakan bagian dari akulturasi budaya masyarakat Bagansiapiapi dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong dan kerukunan, terlebih perayaan Imlek tahun ini beririsan dengan pelaksanaan ibadah Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Mewakili Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriyadi, S.Hub.Int., Pasi Ops Kapten Arh. S. Siregar menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus komitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Ia menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dengan Polri dan Pemerintah Daerah dalam mengawal setiap kegiatan masyarakat agar berjalan aman dan kondusif.
“TNI, khususnya Kodim 0321/Rohil, mendukung penuh kegiatan masyarakat yang bersifat positif, termasuk perayaan Tahun Baru Imlek. Kehadiran kami bersama Polri dan Pemda adalah bentuk sinergitas dalam menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapten Arh. S. Siregar.
Lebih lanjut, Dandim melalui Pasi Ops menekankan pentingnya toleransi antar umat beragama, mengingat perayaan Imlek tahun ini berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan ibadah Bulan Suci Ramadhan.
Menurutnya, momentum tersebut harus dijadikan sarana memperkuat persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Perayaan Imlek yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan merupakan simbol nyata toleransi dan kebhinekaan di Rokan Hilir. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati, menjaga ketertiban, dan memperkuat persatuan demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” tambahnya.
Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, Satpol PP, dan instansi terkait yang telah memberikan dukungan pengamanan sehingga kegiatan berjalan lancar.
Rangkaian perayaan Imlek akan dilanjutkan dengan malam kesenian pada 2 Maret 2026 dan Pawai Lampion pada 3 Maret 2026 yang diprediksi menarik massa dalam jumlah besar, sehingga diperlukan pengamanan terpadu dan sinergitas lintas sektor untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kemacetan lalu lintas.
Kegiatan Penyambutan Tahun Baru Imlek 2577/Gong Xi Fa Chai Tahun Kuda Api 2026 di Kota Bagansiapiapi berakhir pada pukul 00.55 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran TNI bersama unsur Forkopimda dinilai memperkuat rasa aman masyarakat sekaligus menegaskan komitmen negara dalam menjaga persatuan, toleransi, dan stabilitas sosial di Kabupaten Rokan Hilir.












